UMP dan UMK Sumatera Barat (Sumbar) 2024 Terbaru

UMP Sumbar 2024

Dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 562-768-2023, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Barat untuk tahun 2024 mengalami penambahan sebesar Rp68.973 atau kenaikan sebesar 2,52% dari tahun 2023.

Peningkatan ini tergolong rendah jika dibandingkan dengan kenaikan UMP Sumbar pada tahun 2023, yang mencapai 9,15% atau sekitar Rp229.937.

Kenaikan yang tidak melebihi Rp70 ribu membuat UMP Sumatera Barat tahun 2024 mencapai Rp2.811.449, dibandingkan dengan sebelumnya Rp2.742.476.


ump dan umk sumbar 2024

Dasar Kenaikan UMP Sumatera Barat 2024

Keputusan peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Barat tahun 2024 disusun sesuai dengan regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 mengenai Pengupahan, yang berfungsi menggantikan PP Nomor 36 Tahun 2021.

Seperti halnya penetapan upah minimum pada tahun sebelumnya, faktor-faktor penentu dalam penetapan UMP juga ditentukan oleh 3 aspek, yakni Tingkat Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Tertentu (diwakili dalam bentuk α). Nilai α tetap konsisten, berada dalam rentang 0,1 hingga 0,3.

Di Sumatera Barat, tingkat inflasi tergolong rendah. Pada bulan September 2023, angka inflasi di provinsi ini mencapai 0,13.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika keputusan peningkatan UMP Sumatera Barat 2024 tidak sebesar tahun 2023 yang hampir mencapai 10%.

Putusan peningkatan UMP Sumatera Barat 2024 sebesar Rp2,81 juta ini dihasilkan melalui perbincangan mendalam oleh Dewan Pengupahan Provinsi.

Pihak-pihak yang terlibat dalam diskusi melibatkan aliansi buruh, aliansi pengusaha, akademisi, dan tentu saja, pihak pemerintah provinsi. Dengan demikian, perbincangan mencakup berbagai aspek yang memang memerlukan pertimbangan mendalam.

Besaran UMK Sumatera Barat 2024


Menyadari bahwa batas tanggal penetapan UMK oleh Kementerian Ketenagakerjaan telah lewat pada 30 November 2023 dan UMK di 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat belum ditetapkan, mungkin ada beberapa alasan tertentu yang menyebabkan keterlambatan tersebut.

Penting untuk mengingatkan bahwa UMK memiliki peran penting dalam menentukan upah minimum pekerja di suatu daerah, dan penetapannya harus mempertimbangkan berbagai faktor termasuk tingkat inflasi, biaya hidup, dan pertumbuhan ekonomi setempat.

Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai penetapan UMK di Sumatera Barat, disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan atau pihak berwenang setempat. Jika terdapat perubahan atau perkembangan lebih lanjut, pihak terkait biasanya memberikan pengumuman resmi kepada masyarakat dan stakeholder terkait.

Sebagai informasi tambahan, berikut adalah daftar UMK di 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2023:

  1. Kabupaten Agam: Rp2.747.476
  2. Kabupaten Dharmasraya: Rp2.747.476
  3. Kabupaten Kepulauan Mentawai: Rp2.747.476
  4. Kabupaten Lima Puluh Kota: Rp2.747.476
  5. Kabupaten Padang Pariaman: Rp2.747.476
  6. Kabupaten Pasaman: Rp2.747.476
  7. Kabupaten Pasaman Barat: Rp2.747.476
  8. Kabupaten Pesisir Selatan: Rp2.747.476
  9. Kabupaten Sijunjung: Rp2.747.476
  10. Kabupaten Solok: Rp2.747.476
  11. Kabupaten Solok Selatan: Rp2.747.476
  12. Kabupaten Tanah Datar: Rp2.747.476
  13. Kota Bukittinggi: Rp2.747.476
  14. Kota Padang: Rp2.747.476
  15. Kota Padang Panjang: Rp2.747.476
  16. Kota Pariaman: Rp2.747.476
  17. Kota Payakumbuh: Rp2.747.476
  18. Kota Sawahlunto: Rp2.747.476
  19. Kota Solok: Rp2.747.476

Harapannya, penetapan UMK dapat segera dilakukan agar pekerja di daerah tersebut dapat mengetahui besaran upah yang berlaku dan dapat mengatur keuangan mereka dengan lebih baik.

Lihat juga: UMP dan UMK Sumsel