Intip UMP dan UMK Bengkulu 2024

Pada tahun 2024, besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu akan ditentukan oleh pemerintah provinsi setempat. Untuk mengetahui angka pastinya, Anda dapat mengakses informasi terkini melalui situs resmi pemerintah provinsi Bengkulu atau lembaga terkait pada periode tersebut. Pada umumnya, UMP ditetapkan setiap tahun untuk memastikan bahwa pekerja mendapatkan upah yang sesuai dengan kebutuhan hidup di wilayah tersebut.

Sebagai informasi tambahan, perbandingan UMP Bengkulu dengan tahun-tahun sebelumnya dapat memberikan gambaran tentang tren kenaikan atau penurunan. Namun, untuk mendapatkan data yang akurat, Anda perlu merujuk ke sumber resmi seperti keputusan pemerintah provinsi atau lembaga terkait. UMP biasanya disesuaikan berdasarkan pertimbangan inflasi, biaya hidup, dan faktor-faktor ekonomi lainnya.


UMP dan UMK Bengkulu 2024

Besaran UMP Bengkulu 2024

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, telah mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu untuk tahun 2024 melalui Surat Keputusan No G.469.DKKTRANS Tahun 2023. Dalam keputusan ini, UMP mengalami peningkatan dari Rp2.418.280 menjadi Rp2.507.079,24, dan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2024.

Kenaikan ini hanya sebesar 3,38 persen atau Rp88.799,24. Rohidin Mersyah mengakui bahwa peningkatan ini belum mencukupi tuntutan Serikat Pekerja.

Meski demikian, ia menekankan bahwa dalam menetapkan upah, tidak hanya pandangan dari Serikat Pekerja yang perlu dipertimbangkan, tetapi juga Dewan Pengupahan, perwakilan asosiasi perusahaan, anggota dewan, dan Pemda Provinsi Bengkulu.

"Dari semua unsur itu harus dicari titik temunya, kalau kita mengikuti sepenuhnya orang yang menerima upah, maka bisa kolaps dunia investasi," jelasnya dikutip dari TVOneNews.

Dengan kenaikan sebesar Rp88 ribu, Rohidin berpendapat bahwa angka tersebut sudah cukup memadai bagi semua pihak.

Nominal UMP ini akan diterapkan di 6 kabupaten yang terdapat di provinsi Bengkulu, mencakup Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur, Kepahiang, Lebong, dan Rejang Lebong.

Sementara untuk 4 kabupaten lainnya, yaitu Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Mukomuko, dan Kota Bengkulu, telah memiliki UMK masing-masing.

Dasar Perhitungan UMP Bengkulu 2024


Berdasarkan data dan variabel yang disebutkan, perhitungan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2024 di Provinsi Bengkulu mengikuti ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2023 tentang perubahan dari Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam penetapan UMP Bengkulu 2024 antara lain:

  1. UMP Bengkulu tahun 2023: Rp2.418.280
  2. Rata-rata konsumsi rumah tangga provinsi: Rp1.332.558
  3. Rata-rata jumlah anggota rumah tangga provinsi: 3,87 orang
  4. Rata-rata jumlah pekerja rumah tangga provinsi: 1,66 orang
  5. Tingkat inflasi provinsi Bengkulu: 2,40 persen
  6. Pertumbuhan ekonomi provinsi (PDB): 4,24 persen
  7. Batas atas UMP: Rp 2.507.079
  8. Batas bawah UMP: Rp 2.486.572

Dengan mempertimbangkan semua variabel tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2024 dengan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan hidup pekerja, kondisi ekonomi, dan faktor-faktor lain yang relevan.

Harap dicatat bahwa informasi ini mungkin hanya memberikan gambaran umum, dan rincian lebih lanjut dapat ditemukan dalam peraturan dan kebijakan terkait yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

Besaran UMK di Provinsi Bengkulu tahun 2024


Berikut adalah perbandingan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi Bengkulu untuk tahun 2022 dan 2023:

  1. Kota Bengkulu

    2022: Rp2.442.445

    2023: Rp2.601.802


  2. Kabupaten Mukomuko

    2022: Rp2.522.936

    2023: Rp2.715.839


  3. Kabupaten Bengkulu Tengah

    2022: Rp2.323.078

    2023: Rp2.494.915

Mohon dicatat bahwa besaran UMK untuk wilayah kabupaten/kota lainnya di Provinsi Bengkulu belum diumumkan hingga saat artikel ini dibuat. Informasi ini dapat berubah tergantung pada kebijakan pemerintah setempat.

Lihat juga: UMP dan UMK Sumbar