Ini dia besaran UMP dan UMK Aceh 2024 Terbaru

 Pejabat sementara Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, secara resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh untuk tahun 2024 sebesar Rp3.460.672. Angka ini mengalami peningkatan sebesar Rp47.006 atau 1,38% dari tahun sebelumnya.

Keputusan ini telah dicatat dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor 560/1666/2023 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Aceh Tahun 2024.

Ini dia besaran UMP dan UMK Aceh 2024 Terbaru


Berikut ini kami ringkas penjelasan mengenai kenaikan UMP Aceh 2024 dengan lebih rinci.

UMP Aceh 2024 Terbaru

Pengumuman kenaikan UMP Aceh 2024 disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husein, di ruang kerjanya pada Senin, 20 November 2023.

Keputusan tersebut didasarkan pada rekomendasi dari Dewan Pengupahan Aceh yang mengadakan rapat pada 17 November 2023 setelah Kementerian Ketenagakerjaan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan pada 10 November 2023.

Dari pihak buruh, kenaikan hanya sebesar 1,38% ini jauh dari harapan mereka, mengingat sebelumnya mereka mengusulkan kenaikan UMP sebesar 15% dari UMP 2023.

Para buruh melakukan aksi protes di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dan kantor Gubernur Aceh pada hari yang sama dengan pengumuman kenaikan UMP Aceh 2024, yaitu 20 November 2023.

Meskipun mengalami kenaikan yang relatif kecil sebesar Rp47.000, jumlah ini tetap lebih besar dibanding selisih kenaikan upah pada tahun 2022 yang hanya Rp1.400. Untuk gambaran yang lebih jelas, berikut perubahan UMP Aceh dalam 5 tahun terakhir.

UMP 2024: Rp3.460.672, naik sebesar Rp47.006 dibanding 2023 UMP 2023: Rp3.413.666, naik sebesar Rp247.206 dibanding 2022 UMP 2022: Rp3.165.031, naik sebesar Rp1.400 dibanding 2021 UMP 2021: Rp3.165.031, tidak mengalami kenaikan UMP 2020: Rp3.165.031, naik sebesar Rp248.221 dibanding 2019

Rincian UMK Aceh 2024


Kabar terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK) di berbagai kawasan di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dijadwalkan untuk diumumkan tidak lebih lambat dari tanggal 30 November 2023.

Di dalam Aceh, terdapat 28 kabupaten dan kota yang saling berbaur. Pada tahun 2023, hanya 2 wilayah yang secara otonom menyesuaikan UMK mereka, sedangkan sisanya mematuhi upah minimum yang sejajar dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Akibatnya, dapat dipastikan bahwa setiap kabupaten dan kota di Aceh, menjelang tahun 2024, akan mengalami kenaikan UMK sebesar tidak kurang dari 1,38%.

Sebagai ilustrasi, perhatian kita difokuskan pada dua wilayah yang menetapkan besaran upah minimum secara mandiri pada tahun 2023.

Kabupaten Aceh Tamiang mengalami peningkatan sebesar 8%, mencapai Rp3.540.555 dari sebelumnya Rp3.211.143.

Sementara itu, kota Banda Aceh mengalami kenaikan sebesar 7,6%, mencapai Rp3.456.603 dari sebelumnya Rp3.280.327.

Dasar Kenaikan UMP Aceh

Kenaikan UMP Aceh telah dihitung berdasarkan formulasi pada PP Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan surat dari Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor B-M/243/HI.01.00/XI/2023 Tanggal 15 November 2023 tentang Penyampaian Informasi Tata Cara Penetapan Upah Minimum Tahun 2024 serta Data Kondisi Ekonomi dan Ketenagakerjaan untuk Penetapan Upah Minimum Tahun 2024.

Terdapat 3 variabel penentuan upah minimum, yakni Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Tertentu (disimbolkan dalam bentuk α). Oleh sebab itu, Dewan Pengupahan Aceh pastinya menggunakan ketiga variabel tersebut dalam sidang pleno.

Dewan pengupahan itu sendiri terdiri dari unsur pemerintah daerah, organisasi pengusaha, serikat pekerja, dan ahli dari perguruan tinggi.

Dengan variasi asal anggota tersebut, diharapkan terdapat dialog yang realistis dan merangkum berbagai lapisan variabel, sehingga penetapan UMP 2024 di Aceh sesuai dengan kondisi lapangan.

Upah minimum Aceh 2024 akan diberlakukan mulai 1 Januari 2024. Sehingga, seluruh pengusaha di Aceh dilarang keras menetapkan upah di bawah UMP.

UMP ini hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun; ketika melebihi batas waktu tersebut, perusahaan wajib menetapkan regulasi pengupahan yang berbeda dengan nilai upah yang lebih tinggi.

Apabila nantinya Anda menerima upah di bawah upah minimum, baik UMK maupun UMP, segera laporkan ke Kantor Kementerian Ketenagakerjaan terdekat.

Lihat juga: UMP dan UMK Jambi 2024