Intip Besaran UMP dan UMK Sumatera Selatan (Sumsel) 2024

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel untuk tahun 2024 sebesar Rp3.456.876. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 1,55 persen atau Rp52.000 dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3.404.177.

Penetapan ini resmi dilakukan melalui Surat Keputusan No 889/KPTS/Disnakertrans/2023. Pejabat sementara (Pj) Gubernur, Agus Fatoni, menyampaikan bahwa penyesuaian UMP telah disetujui sesuai dengan rekomendasi Dewan Pengupahan, yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.

Dilarang keras bagi perusahaan yang sudah membayar karyawan dengan gaji di atas nominal UMP yang ditetapkan untuk mengurangi besaran upah yang telah diberikan. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumsel, Deliar Marzoeki, menambahkan bahwa penetapan UMP juga memperhitungkan dinamika dan kondisi terkini di Sumsel, serta berbagai faktor seperti inflasi dan lainnya.

ump dan umk sumsel 2024

UMP Sumsel dari Tahun-tahun Sebelumnya


Peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan yang signifikan pada tahun 2023, sebesar 8,26 persen, seperti yang diumumkan dalam Surat Keputusan Gubernur Sumsel No. 877/KPTS/Disnakertrans/2022, memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi pekerja di provinsi tersebut.

Keputusan Gubernur tersebut menaikkan UMP Sumsel dari Rp3.144.446 pada tahun 2022 menjadi Rp3.404.177 pada tahun 2023. Sebelumnya, pada tahun 2022, UMP Sumsel tetap pada angka yang sama dengan tahun sebelumnya.

Menurut Koimudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Selatan, keputusan untuk tidak menaikkan UMP pada tahun 2022 didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan. PP tersebut mengacu pada Undang-Undang Cipta Kerja nomor 11 tahun 2020, khususnya Pasal 191a, yang menyebutkan tentang penyesuaian nilai upah minimum berdasarkan baseline jika telah ditentukan sebelumnya.

Sejak tahun 2019 hingga 2021, UMP Sumatera Selatan terus mengalami kenaikan. Peningkatan ini mencerminkan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di provinsi tersebut. Di tingkat Kabupaten/Kota, UMK tertinggi di Sumatera Selatan terdapat di Kota Palembang, yang pada tahun 2022 mencapai Rp3.289.410, mengalami kenaikan sebesar Rp18.479 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan adanya kenaikan UMP, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap tingkat penghasilan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.

UMK Sumsel 2024


Berikut adalah daftar Upah Minimum Kabupaten-Kota di Provinsi Sumatera Selatan untuk tahun 2024:

  1. UMK Kota Palembang:

    • UMK 2023: Rp3.565.409
    • UMK 2024: Rp3.677.591
  2. UMK Muara Enim:

    • UMK 2023: Rp3.538.556
    • Prediksi UMK 2024: Naik sekitar 1,55 persen mengikuti UMP Sumsel.
  3. UMK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI):

    • UMK 2023: Rp3.404.177
    • UMK 2024: Naik menjadi Rp3,45 juta mengikuti UMP Sumsel 2024.
  4. UMK Kabupaten Banyuasin:

    • UMK 2023: Rp3.433.489
    • UMK 2024: Rp3.488.288 (Naik Rp54.798 atau 1,6 persen dari UMK 2023).
  5. UMK Kabupaten Empat Lawang:

    • UMK 2024: Naik Rp52.629 menjadi Rp3,45 juta mengikuti UMP Sumsel 2024.
  6. UMK Pagar Alam:

    • UMK 2024: Naik 1,55 persen menjadi Rp3.456.874 mengikuti UMP Sumsel 2024.
  7. UMK Lubuk Linggau:

    • UMK 2024: Naik menjadi Rp3.456.874 mengikuti UMP Sumsel 2024.

Demikianlah daftar Upah Minimum Kabupaten-Kota di Provinsi Sumatera Selatan untuk tahun 2024.

Lihat juga: Intip Besaran UMP dan UMK Sumatera Selatan (Sumsel) 2024